Tantangan Teknis Lapangan
- 01. Lapisan Tanah Lunak Sedalam 14 Meter: Hasil soil boring SPT menunjukkan N-value < 2 hingga kedalaman 14 meter dengan indeks plastisitas tinggi, berisiko settlement diferensial pasca-operasi jalan.
- 02. Bentang Bebas Sungai Tanpa Pilar Tengah: Regulasi Balai Wilayah Sungai (BWS) melarang penempatan pilar di tengah palung sungai selebar 110 meter demi menjaga kapasitas debit banjir puncak 50 tahunan.
- 03. Logistik Beton Skala Masif: Kebutuhan pengecoran rigid pavement harian mencapai 450 m³/hari yang harus dijaga kesinambungannya tanpa cold joint.
Solusi Rekayasa Nilai & Eksekusi
- 01. PVD & Preloading 3 Bulan: Pemasangan 320.000 meter Prefabricated Vertical Drain (PVD) dengan pola segitiga spasi 1,2 meter, dikombinasikan lapisan sand blanket dan beban timbunan surcharge 3,2 meter hingga derajat konsolidasi mencapai 92%.
- 02. Jembatan Rangka Baja Truss Bentang 120m: Penggunaan baja mutu tinggi SM490 dengan metode ereksi kantilever berimbang (balanced cantilever) dibantu temporary tower tanpa perancah di air.
- 03. Dedikasi Batching Plant On-Site: Menempatkan mobile batching plant kapasitas 60 m³/jam di dekat akses tol yang didukung armada 14 mixer truk untuk menjamin slump beton 5±2 cm tepat waktu.
Volume Pekerjaan Utama yang Terselesaikan
48.000 m³
Beton Rigid Pavement Fs 4.5
2.450 Ton
Baja Struktural Jembatan
320.000 m
PVD Konsolidasi Tanah
380 Titik
Bored Pile dia. 1.200mm
Dokumentasi Rekayasa Lapangan
Slipform Paving Operation
Pengecoran rigid pavement 2 lajur sekaligus dengan dowel inserter otomatis.
Erection Girder & Truss
Operasi mobile crane 80 Ton mengangkat modul rangka baja di sisi abutment.
Quality Control & Survey
Pemantauan elevasi kelurusan camber jembatan sebelum pengencangan baut HTB.